Friday, April 10, 2009

Real Party in Indonesia

Berdasarkan Hasil Quick Count, Partai Demokrat menjadi pemenang Pemilu 2009. Hasil ini mengubah konstelasi politik Indonesia yang selama ii hanya menjadi dominasi PDIP dan GOLKAR. Di sisi lain hasil ini juga menjelaskan bahwa apa pun mungkin terjadi dalam politik Indonesia termasuk menyodoknya partai tengah ke level teratas.

Namun demikian, manakah yang benar-benar partai? Saya mengkategori Partai yang benar-benar partai adalah partai yang punya sistem yang selalu bekerja sesuai dengan platformnya.

Partai Demokrat ; Partai ini belum teruji. Adanya partai ini adalah sebagai alat bagi SBY sehingga saat kampanye jajaran keluarga SBY seperti Isteri, anak dan menantu dipajang di panggung. Bagaimana nasib partai ini tanpa SBY? Mungkin mati. Jadi Demokrat belum masuk kategori Real Party

PDIP ; Banyak menderita di zaman orde baru. Namun sama dengan Demokrat, partai belum terbukti bahkan secara ideologis juga tak menonjol. Partai ini lebih sibuk melayani ketuanya yang haus kuasa, gila hormat dan pendendam. Partai ini adalah partai keluarga dan terlalu mengantugkan diri pada dinasi Soekarno. Ketuanya berganti, partai ini mungkin anjlok. Jadi ini juga belum termasuk Real Party.

GOLKAR : Dibesarkan oleh orde baru, berkuasa menopang orde baru dan menang karena disokong oleh orde baru melalui jalur A, jalur B, dan jalur G. Tapi pada pemilu 1999, Golkar mampu membuktikan eksistensinya. Pergantian rezim dan ketua partai ternyata tak membuatnya tenggelam. Jadi Golkar adalah The Real Party.

PKS : Anak muda, dan tanpa tokoh. Uniknya partai ini paling rapi dari segi struktur dan pengkaderannya. Pergantian pimpinan tak berpengaruh apa-apa bagi partai ini. Jadi partai ini bisa disebut sebagai The Real Party

PAN : Awalnya partai ini adalah kendaraan Amien Rais. Ketokohan Amien menjadi modal partai ini. Namun setelah ditinggal Amien, pengusaha Soetrisno Bachir berusaha memperkuat system sehingga di 209, partai ini mampu bertahan. Jadi PAN bisa disebut sebagai partai yang sedang diproses menjadi The Real Party.

Dari lima besar, P. Golkar dan PKS adalah partai sejati. Sementara Partai Demokrat secara substantive tidak ada apa-apanya.



2 comments:

  1. Masalahnya, 5 th ke depan, kita tidak tau strategi apa yg dibuat SBY u melanggengkan kekuasaannya lwt PD. Apa iya akan berubah spt berubahnya Soeharto paska pemilu 1971 ?
    Saya selalu ragu pd komitmen militer thd demokratisasi. Mngkn spt kaum liberal yg ragu pd komitmen PKS thd demokrasi :)

    ReplyDelete
  2. saya belum bisa meramal, Son. tapi bahwa SBY akan berubah menjadi seperti Soeharto pasca 71 sepertinya sulit. Pertama karena SBY bukan pahlawan dari masa lalu (seperti Soeharto yang jadi pahlawan setelah membubarkan PKI) dan kedua karena sistem konstitusional kita makin kuat.
    Kalau masih nakal, paling nakal-nakal dikitlah...

    ReplyDelete