Thursday, July 31, 2008

Ulah Polisi

Pada Hari Selasa (27/7) malam, saya dihentikan oleh polisi ketika mengemudi motor sambil membonceng istri di persimpangan Jl. Juanda. Polisi itu mengaku bernama Cahyo dari Kepolisian Resort Depok. Kesalahan saya adalah karena saya menerobos lampu merah yang baru saja menyala. Seharusnya saya sudah harus mengurangi kecepatan ketika lampu kuning menyala.

Di pos polisi itu saya dikenai tilang dengan formulir berwarna merah. Pada saat itu saya mengakui bahwa saya salah. Setahu saya, apabila kita mengaku salah, maka kita berhak mendapatkan formulir berwarna biru yang berarti kita tidak perlu disidang, namun cukup membayar denda sejumlah tertentu langsung ke Bank yang telah ditunjuk. Namun, polisi itu malah seolah tak mendengar dan langsung menulis nama saya begitu saja di formulir warna merah. Saya terus menyatakan bahwa saya ingin formulir berwarna biru. Dia bersikeras bahwa formulir itu sudah tidak berlaku lagi karena perubahan peraturan. Saya menanyakan waktu perubahan peraturan, karena setahu saya, Undang-Undangnya masih sama dan saya juga menyampaikan bahwa sekitar sebulan yang lalu saya menonoton acara di salah satu TV yang menyebutkan bahwa opsi formulir biru adalah opsi yang sah.

Sang Polisi, yang bernama Cahyo itu, tidak berani menatap saya, namun tetap menulis dan menahan SIM saya seraya diam seolah tuli. Saya katakan bahwa salah memang salah dan karena itu saya berhak atas formulir berwarna biru. Namun dia tetap menulis dan menyerahkan kepada saya formulir berwarna merah disertai jadwal sidang di Pengadilan, lalu pergi begitu saja membawa SIM saya.

Inilah watak kepolisian kita yang seharusnya menegakkan hukum, namun justru menutupi hukum yang berlaku dengan tidak memberikan informasi yang sebenarnya pada masyarakat. Ketika tidak mampu lagi menutupi kesalahannya, maka ia bermain dengan kekuatan fisik yang dimiliki seperti dengan memegang erat-erat SIM saya. Apakah tindakan Kepolisian RI dengan kenyataan ini? Apakah dengan cara ini polisi akan berwibawa?



No comments:

Post a Comment